Kenapa Masih Percaya Tuhan Setelah Hidup Dibuat Berantakan?
Hai sobat Cozterizer🙋♂️ "Kenapa elu masih percaya Tuhan setelah hidupmu dibuat berantakan?” Pertanyaan itu terdengar seperti ejekan. Seolah iman hanya cocok untuk mereka yang hidupnya mulus. Yang doanya cepat terkabul. Yang rezekinya lapang. Yang keluarganya hangat. Lalu bagaimana dengan kita yang hidupnya terasa seperti puing-puing? Usaha gagal. Ekonomi seret. Hubungan retak. Mental lelah. Berantakan. Tapi justru di titik itu, gw belajar satu hal: iman tidak tumbuh di taman yang rapi. Iman sering kali tumbuh di tanah yang retak. Rasulullah ď·ş bersabda: “Sungguh menakjubkan perkara seorang mukmin. Sesungguhnya seluruh perkaranya adalah baik baginya. Jika ia mendapat kesenangan, ia bersyukur maka itu baik baginya. Dan jika ia tertimpa kesusahan, ia bersabar maka itu baik baginya.” Hadis ini diriwayatkan oleh Suhaib ar-Rumi dan terdapat dalam Sahih Muslim. Perhatikan kalimatnya: seluruh perkaranya adalah baik baginya. Bukan hanya yang menyenangkan. Bukan hanya yang sesu...